Efek Swedish Massage pada Tekanan Darah Penderita Hipertensi

Effects of Swedish Massage on Blood Pressure Hypertension Patients

Penulis

  • Winda Afikirtiani Universitas Aisyah Pringsewu
  • Agus Waluyo Akademi Keperawatan Bunda Delima

Kata Kunci:

Swedish Massage; Hipertensi

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi dikenal juga sebagai peningkatan tekanan darah diatas nilai normal, tekanan sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan diastolik melebihi 90 mmHg. Terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah swedish massage bisa menjadi alternatif, selain menurunkan hipertensi juga merelaksasikan otot-otot pembuluh darah. Tujuan penelitian ini mengetahui  efek swedish massage pada tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di Puskesmas Karang Anyar.

Metode: Penelitian dilakukan secara quasi eksperimen dengan pendekatan desain pre dan post test. Populasi pasien hipertensi yang ditemui sebanyak 102 orang dan 16 orang dijadikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi. Analisis data digunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan metode uji Paired Sample T-Test.

Hasil: Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan swedish massage adalah 158,7 mmHg dan setelah diberikan swedish massage adalah 132,5 mmHg. Tekanan darah diastolik rata-rata sebelum diberikan swedish massage adalah 97,5 mmHg dan setelah diberikan swedish massage adalah 85,0 mmHg. Hasil uji statistik didapat p value = 0,000.

Kesimpulan: Swedish massage efektif menurunkan  tekanan darah sistolik dan diastolik penderita hipertensi. Disarankan pasien penderita hipertensi dapat menerapkan swedish massage dalam upaya menurunkan tekanan darah.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.