Perbandingan Efektivitas Kompres Jahe Merah Hangat dan Terapi Farmakologi terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Lansia dengan Osteoartritis

Penulis

  • Turizkyalfa Arizona Universitas Aisyah Pringsewu
  • Eko Wardoyo Universitas Aisyah Pringsewu
  • Hana Zumaedza Ulfa Universitas Aisyah Pringsewu

Kata Kunci:

Osteoarthritis, Jahe Merah, Kompres Hangat

Abstrak

Latar belakang: Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan tulang rawan artikular. Kompres air hangat dengan campuran parutan jahe merah akan menimbulkan efek panas yang lebih meresap. Efek panas dari jahe merah ini memicu terjadinya vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah dan menyebabkan penurunan intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan menguji ada/tidak ada pengaruh kompres air hangat jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri osteoatrthritis pada Lansia. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2024 di UPT Puskesmas Kaliasin Lampung Selatan.

Metode: Penelitian kuantitatif, pendekatan quasy experiment dengan rancangan pre test-post test kontrol desain  yaitu menggunakan kelompok perlakuan 12 sampel dan kelompok kontrol 12 sampel sebagai pembanding.

Hasil:  Rata-rata skala nyeri sebelum diberikan kompres air jahe hangat adalah 7,25 dengan nilai standar deviasi 0,866. Rata-rata skala nyeri sesudah perlakuan pemberian kompres air jahe hangat adalah 3,83 dengan nilai sandar deviasi 1,115. Uji statistik independent t-test didapatkan nilai p–value = 0,000 (<0,05) atau  ada pengaruh kompres air hangat jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri osteoatrthritis pada Lansia.

Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian kompres air hangat jahe merah  terhadap penurunan intensitas nyeri osteoatrthritis pada Lansia dengan efektifitas hampir sama dengan pemberian terapi farmakologi.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31